
Dalam dua tahun terakhir, HTC mengalami masa sulit untuk bersaing di
pasar telepon seluler cerdas. Vendor asal Taiwan ini kalah bersaing
dengan Samsung untuk menjadi Raja Android.
HTC ingin mengubah
kondisi tersebut dengan “menggantungkan” nasib pada HTC One, ponsel
penuh tenaga, mengusung berbagai teknologi terkini, dan paling banyak
diapresiasi oleh berbagai kalangan.
Dengan bodi berbalut bahan
aluminium, layar lebar nan cerah dan tajam, serta kamera mumpuni, HTC
One memang layak menyandang predikat Best New Device di acara Mobile
World Congress 2013 di Barcelona, Spanyol.
Tempo
berkesempatan mengenal lebih jauh HTC One selama sepekan. Kesan pertama,
ponsel ini nyaman digenggam dan sangat berkelas. Sekilas, desainnya
mirip BlackBerry Z10, tapi dengan layar lebih panjang.
Menurut
Samudro Seto, Head of Product Marketing, Indonesia, ponsel ini baru akan
memasuki pasar Tanah Air pada akhir bulan ini. “Harganya, ya sekitar Rp
7 juta. Pastinya nanti kami kabari lagi,” katanya.
DESAIN
Desain
yang diusung HTC One bisa dibilang unik dan berbeda dari kebanyakan
ponsel cerdas. Bila biasanya bahan ponsel terbuat dari plastik, keramik,
atau aluminium, ponsel ini memakai kombinasi antara aluminium dan plastik.
Dari
samping, terlihat bila bodi HTC One ini terbuat dari plastik non-glossy
dengan bahan aluminium yang menutupi bagian depan dan belakang. Bahan
aluminium ini membuat ponsel terasa solid layaknya iPhone 5.
Bagian
belakang HTC One dibuat sangat ergonomis dan berbentuk sedikit
melengkung agar nyaman digenggam. Tak ada sudut meruncing di sekeliling
bodinya. Dengan dimensi 134,4 x 69,9 x 8,9 milimeter, ponsel ini terasa
pas di tangan.
Desain minimalis kental terasa. Tak banyak tombol bertebaran di sekeliling ponsel, hanya tombol power, volume, dan jack audio 3,5 milimeter. Di bagian depan tersemat dua speaker dan sebuah kamera berkekuatan 1,3 MP (720p).
Seperti ponsel premium lainnya, bodi HTC One menganut konsep uni-body alias baterai tak bisa dicopot. Salah satu kekurangan yang Tempo rasakan adalah tak tersedianya slot memori tambahan seperti microSD.
Dengan
diagonal layar 4,7 inci dan ketebalan hanya 9,3 milimeter, HTC One
mudah dioperasikan dengan hanya satu tangan. Tombol fungsi back dan home di bagian bawah layar juga mudah dijangkau.
SENSE 5
HTC One menggunakan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean dengan user interface terbaru, HTC Sense 5. Sense sudah ada sejak 2009, tapi yang ini benar-benar lompatan jauh dibanding versi lama.
HTC
mendesain ulang Sense agar lebih ringan dan lebih terlihat serius.
Salah satu fitur yang terlihat jelas adalah jam monokrom dan BlinkFeed, yang bisa dibuat menjadi default home screen.
Menu
juga mendapat sentuhan perubahan. Jarak ikon aplikasi kini lebih
renggang dengan tiga ikon per baris. Namun, jumlah itu bisa diubah
menjadi 4 x 4 jika kita lebih senang dengan tampilan tradisional.
BLINKFEED
BlinkFeed adalah cara cepat untuk mendapat berita terakhir dari jaringan sosial, situs berita online, dan RSS feeds di layar utama. Secara visual, gaya BlinkFeed mirip Windows Phone 8 dan Flipboard.
Tempo sempat mencoba menempatkan situs tempo.co di BlinkFeed dan berita yang ada akan selalu terbarui secara otomatis. BlinkFeed sangat berguna bagi Anda yang selalu ingin update berita maupun status teman di jejaring sosial.
SENSE TV
Salah satu fitur menarik dari HTC Sense 5 adalah Sense TV. Berkat fitur ini Anda bisa memanfaatkan HTC One infra red untuk mengontrol TV. Mematikan atau menghidupkan televisi bisa langsung dari ponsel.
Untuk
memakainya Anda harus terlebih dulu memilih merek televisi yang akan
disinkronisasi. Kontrol volume dan kanal juga bisa dilakukan lewat
ponsel. Hanya, untuk saat ini, fitur tersebut belum bisa dipakai untuk
mengontrol dekoder TV berlangganan.
PERFORMA
Tampilan luar yang elegan jika tak diikuti jeroan mumpuni akan sia-sia. HTC One pun dipersenjatai dengan prosesor quad-core 1,7 GHz Krait 300 dengan memori RAM sebesar 2GB of RAM dan prosesor grafik Adreno 320.
Dibandingkan
dengan Samsung Galaxy S4, ponsel ini memang spesifikasi sedikit di
bawahnya. Namun, melihat kecepatan proses komputasinya, HTC One adalah
ponsel Android tercepat yang ada di pasar saat ini.
Meski mengusung user interface sendiri, Tempo
tak menemukan tanda-tanda melamban dari sistem operasi Android. Walau
dimasukkan banyak aplikasi dari pihak ketiga, performa ponsel sama
sekali tak terpengaruh.
KAMERA
Kamera
yang dibenamkan pada HTC One merupakan salah satu yang terbaik. Meski
hanya berkekuatan 4 MP, yang jauh bila dibandingkan dengan ponsel
premium saat ini dengan 13 MP, kamera HTC One sangat spesial.
Besaran
piksel kamera HTC One adalah 2.0 micrometers, ini jauh lebih besar
ketimbang kamera dengan sensor 13 MP yang hanya memiliki piksel 1.1
micrometers. HTC menyebutnya sebagai teknologi UltraPixel.
Semakin
besar piksel membuat HTC One mampu merekam gambar dalam kondisi minim
cahaya dengan hasil mengagumkan. Teknologi ini setara dengan kamera pada
Nokia Lumia 920.
Lensa HTC One juga termasuk dalam kualitas premier dengan aperture F/2.0 yang jauh lebih cepat ketimbang lensa iPhone 5, yang memiliki aperture F/2.4. Tempo sempat mencoba kamera ini di ruang minim cahaya tanpa lampu kilat. Hasilnya, detail gambar tetap tajam dengan sedikit noise.
Fitur
menarik lain dari kamera ini adalah Zoe. Dengan mode ini, momen terbaik
saat mengambil foto tak akan terlewatkan. Saat menjepret, yang terekam
adalah klip video berdurasi pendek. Untuk memilih frame terbaik, tinggal
geser kursor ke kanan atau kiri dan langsung disimpan.
BATERAI
Salah
satu masalah ponsel cerdas adalah daya tahan baterai. HTC One tak
terkecuali. Dengan layar 1080p, tenaga baterai cepat terkuras. HTC
mencoba mengatasi masalah ini dengan menyematkan baterai bertenaga 2.300
mAh, lebih besar 500 mAh dibandingkan HTC One X. Namun, tetap tak
banyak menolong.
Agar baterai tak cepat habis dan bisa bertahan
seharian penuh, koneksi nirkabel seperti Wi-Fi jangan digunakan bila tak
perlu. Juga atur backlight ke mode otomatis.
KONKLUSI
HTC
One adalah salah satu ponsel cerdas yang sangat menarik dari segi
desain maupun teknologi dan kaya akan fitur baru. Dengan harga yang tak
jauh dari para kompetitor, ponsel ini layak untuk menemani kesibukan
Anda setiap hari.
FIRMAN
SPESIFIKASI
Sistem operasi: Android 4.1.2 (Jelly Bean)
Chipset: Qualcomm APQ8064T Snapdragon 600
Prosesor: Quad-core 1.7 GHz Krait 300
Prosesor Grafis: Adreno 320
Layar: Type Super LCD3, Corning Gorilla Glass 2,16 juta warna
Ukuran layar: 4,7 inci, 1080 x 1920 piksel, (469 ppi)
Memori: 32 dan 64 GB, 2 GB RAM
Konektivitas: Wi-Fi 802.11 a/ac/b/g/n, Bluetooth, NFC, Infrared
Kamera utama: 4 MP, 2688 x 1520 piksel, autofocus, LED flash
Dimensi: 137,4 x 68,2 x 9,3 mm
Berat: 143 g
Baterai: Li-Po 2300 mAh
Harga: Sekitar Rp 7,5 juta
NILAI PLUS
Desain elegan
User interface ringan
Kamera ultrapiksel
NILAI MINUS
Tak ada slot memori
Baterai cepat habis