Jumat, 29 Maret 2013

XL Fasilitasi Pelanggan untuk Hadang SMS Spam

PT XL Axiata Tbk (XL) menerapkan fasilitas anti spam demi kenyamanan pelanggan dalam memanfaatkan layanan telekomunikasi selulernya.

Hal itu, mengingat maraknya peredaran SMS spam masih saja terus terjadi hingga saat ini dan sangat menganggu pelanggan. Pelaku umumnya mengirimkan pesan non-personal dengan menggunakan nomor ponsel umum, mulai dari informasi produk hingga SMS penipuan.

Vice President Corporate Communication XL, Turina Farouk mengatakan, kenyamanan dan kepuasan pelanggan adalah komitmen dan tanggung jawab utama bagi XL. Dengan adanya pengiriman SMS spam tentunya menggangu kenyamanan para pelanggan.

“Untuk mencegah itu terus berkembang, kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengidentifikasi nomor-nomor yang melakukan pengiriman SMS secara tidak wajar," kata Turina Farouk.

"Kami juga berharap partisipasi pelanggan untuk melaporkan pada kami dan pihak yang berwenang jika dirasa mengganggu kenyamanan,” lanjutnya.

Fasilitas anti spam diterapkan dengan cara membatasi jumlah SMS yang dapat dikirim oleh seseorang di luar batas kewajaran dengan menggunakan layanan SMS XL. Selain itu, XL menyediakan fasilitas pelaporan SMS spam/SCAM di 588, dengan format “Lapor#MSISDN spammer#isi SMS”, atau dengan menghubungi customer service XL di 817. Pelanggan yang menjadi korban juga dapat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Acuhkan Saja

XL melakukan pemantauan atas tingginya frekuensi pengiriman SMS dalam jangka waktu tertentu yang bisa dianggap terlalu berlebihan (>360 SMS/jam), yang bisa diindikasikan untuk mengirimkan SMS spam.


Tindakan yang dimaksud adalah tidak meneruskan SMS yang dikirim atau blok atas layanan SMS. Kami melakukannya berdasarkan Peraturan Menteri yang mewajibkan operator untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

Bagi pelanggan perorangan adalah tidak wajar jika dalam 1 jam mampu melakukan pengiriman SMS  lebih dari 360 ke nomor yang berbeda dalam jumlah yang banyak. Kecuali SMS dikirimkan melalui mesin untuk konten yang sama dan ditujukan ke banyak nomor secara acak.

SMS yang dikirimkan dengan cara ini besar kemungkinan berisi pesan yang bersifat non-personal dan nomor-nomor penerima juga tidak mengenal pengirimnya.

“Jumlah 360/jam kami jadikan batasan minimal atas pertimbangan bahwa kecil kemungkinan pelanggan perorangan mampu mengirimkan pesan personal kepada pemilik nomor yang dikenal dan mengenalnya,” tuturnya. 

Pemblokiran terbatas untuk layanan SMS-nya. Pelanggan yang nomornya diblokir dapat menggunakan kembali fasilitas SMS-nya  setelah memberikan dan menandatangani pernyataan tertulis bahwa tidak akan lagi mengirimkan SMS ke banyak nomor secara tidak wajar.

Jika nomor yang fasilitas SMS-nya telah dapat dipergunakan kembali tersebut diketahui kembali digunakan untuk mengirimkan SMS ke banyak nomor secara tidak wajar, maka XL berhak untuk mematikan nomor tersebut secara permanen. Sementara nomor yang terbukti melakukan SMS penipuan, nomor akan di-block permanen sesuai dengan parameter yang diberlakukan di XL.

Rabu, 27 Maret 2013

"Cukup Sekali Smartfren Tumbang"

detail berita
PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren) mengakui mengalami gangguan layanan akibat terputusnya beberapa jaringan telekomunikasi data. Karenanya, Direktur Teknik Smartfren, Merza Fachys mengatakan bahwa kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali.

"Cukup sekali Smartfren tumbang. Meskipun kami telah menyediakan 'tiga ban serep' namun peristiwa kemarin memberikan pelajaran bagi kami untuk menambah jaringan alternatif lagi," ucapnya di Jakarta.

Merza menerangkan bahwa awal mula gangguan terjadi akibat terputusnya kabel Fiber Optic (FO) utama di antara pulau Bangka dan Batam. Merespon kejadian itu, penyedia layanan telekomunikasi CDMA itu mengandalkan "ban serep" yang berada di jalur darat barat dan timur. Akan tetapi jaringan itu kembali tumbang.

"Jaringan yang biasanya ada 10 jalur tinggal satu jalur, alhasil jaringan trafik data internasional kami terganggu," imbuhnya.

Backup jaringan Smartfren yang kembali terputus, membuat perusahaan meminta bantuan dari penyedia jaringan dari pihak ketiga. "Sudah minta bantuan jaringan pihak ketiga, tapi alhasil kembali terputus," ucapnya.

Sekadar informasi, jalur jaringan utama dan darat Smartfren sudah bisa diatasi. Dan pada pukul 8 pagi hari ini jaringan sudah berangsur normal.

Sementara itu, ke depan Smartfren berencana menambah jaringan FO menuju Singapura agar kejadian seperti ini tak terulang kembali. "Kami pasti menambah jalur baru, empat atau bahkan sepuluh jaringan, sekarang Smartfren masih mengkaji lebih lanjut untuk rencana tersebut," papar Merza.

Untuk penambahan jaringan baru, Merza menjelaskan bahwa belum diketahui seberapa besar biaya yang dikeluarkan Smartfren. Pasalnya, semua tergantung dari rancangan dan izin untuk membuka jalur baru. "Biaya kira-kira USD30 juta," ungkapnya.

Internet Tumbang, Smartfren Beri Kompernsasi 50%

 
 Pengguna Smartfren yang tidak dapat mengakses jaringan internet internasional akibat gangguan di jaringan Fiber Optik (FO) akan memperoleh kompensasi. Rencananya, penyedia layanan telekomunikasi berbasis CDMA itu akan memberikan bonus 50 persen.

"Sebagai bentuk terimakasih atas loyalitas pengguna, kami akan memberikan gratis 50 persen volume, jadi yang biasa bulanan isi untuk 2GB akan dapat 3GB," kata Deputi Executive Officer Smartfren Djoko Tata Ibrahim.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Smartfren kini tengah menggodok metode program tersebut. Rencananya pengguna sudah dapat memperoleh bonus tersebut pada 1 April.

"Semua aktivasi pada April, semua pengguna baik itu harian, mingguan, atau bulanan," paparnya.

Sementara itu, ketika ditanyai soal kerugian perusahaan akibat terputusnya jaringan Smartfren, penyedia layanan telekomunikasi CDMA dengan teknologi EV-DO Rev. B Phase 2 ini enggan berkomentar.

"Kami belum berfikir ke arah sana, sekarang cuma bagaimana meningkatkan layanan kepada pengguna kami," tutur Direktur Teknik Smartfren, Merza Fachys.