Commercial Launch TELKOMSEL dilakukan oleh Direktur Compliance & Risk Management Telkom Ririek Adriansyah didampingi oleh Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) Syarif Syarial Ahmad.
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Utama TELKOMSEL Timor-Leste Dedi Suherman, Menteri Telekomunikasi dan Transportasi Timor Leste Pedro Lay Da Silva.
Telkomsel adalah perusahaan ekspansi Telkom di Timor Leste melalui anak perusahaannya yang bergerak di bidang bisnis internasional, Telin. Direktur Compliance & Risk Management Telkom, Ririek Adriansyah menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 40 ribu pelanggan TELKOMSEL.
“Jumlah tersebut terhitung sejak official launch hingga commercial launch. Prestasi tersebut membuktikan brand Telkom memiliki daya pikat yang kuat terhadap masyarakat Timor Leste,” kata Ririek Adriansyah, Senin (18/3/2013).
Ke depan diyakini jumlah tersebut terus bertambah seiring dengan bertambahnya layanan TELKOMSEL untuk masyarakat Timor Leste. Telin sendiri menargetkan 450 ribu pelanggan pada 2018 atau sekitar 43 persen dari pangsa pasar di Timor Leste.
Sebagai pemain baru di industry Information & Communication Technology (ICT) Timor Leste, TELKOMSEL siap memberikan berbagai layanan terbaik bagi masyarakat Timor Leste.
Saat ini, TELKOMSEL memberikan diskon hingga 50 persen untuk international call, Ring Back Tone (RBT) dengan hanya US$0.3, untuk paket kartu perdana US$2 pelanggan sudah mendapatkan pulsa US$1, gratis RBT, 10 SMS ke sesama TELKOMSEL, Internet 5 MB serta 5 menit nelpon gratis.
Demi memberikan layanan prima kepada para pelanggan, menurut Direktur Utama Telin, Syarif Syarial Ahmad, TELKOMSEL telah memiliki sekitar 63 Based Transceiver Station (BTS) yang siap beroperasi.
Jumlah ini akan terus bertambah hingga mencapai 115 BTS dalam beberapa bulan ke depan. Penambahan itu untuk mencapai target coverage sekitar 95% populasi masyarakat Timor Leste.
Keberhasilan Telin memperoleh lisensi di Timor Leste sekaligus memperlebar sayap perusahaan tersebut. Saat ini ada empat anak perusahaan Telin di luar negeri, yakni Singapura, Hong Kong, Timor Leste, dan Australia. Dan saat ini Telin juga sedang melakukan penjajakan pengembangan bisnis di Myanmar, Malaysia, Macau, Korea, Arab dan di beberapa negara lainnya.
Sejak 2007, Telin menjadi perpanjangan tangan dari Telkom untuk menggeluti bisnis telekomunikasi internasional, dengan selalu mengacu kepada visi utama Telin yaitu “To become the world new digital hub”. Visi tersebut kemudian dikomunikasikan melalui misi Telin yakni “Membangun jasa dan sarana telekomomunikasi”.
Commercial Launching TELKOMSEL di Timor Leste juga merupakan salah satu upaya Telkom untuk melakukan international expansion, dalam rangka mewujudkan visi Telkom: “To Become a Leading Telecommunications, Information, Media, Edutainment and Services (“TIMES”) Player in the Region.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar